Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5


1.      Bicaralah Pada Anak Kalau Kita Menghargai Kejujuran

Katakan kepada mereka betapa pentingnya bagi keluarga untuk saling menguatkan satu sama lain dalam mengatakan kejujuran, bahkan dalam keadaan sulit. Jika tidak ada kejujuran antara orang tua dan anak-anak maka tidak akan ada kepercayaan atau kedekatan dalam keluarga.

Jika sebuah keluarga sudah terbiasa untuk berlaku jujur, maka saat ada kebohongan akan mudah terdeteksi. Tetapi, mereka pasti akan berat melakukan kebohongan karena sudah tertanam dalam benaknya jika sebuah kepercayaan rusak, butuh waktu lama untuk membangunnya kembali. Itu artinya, saat sudah terbiasa jujur, tidak mudah untuk berlaku bohong.




2.      Beri Contoh Kejujuran bukan Hanya Dalam Kata-kata Tapi Juga Gaya Hidup
Bunda tidak dapat mengharapkan mereka mengatakan yang sebenarnya jika Bunda sendiri tidak jujur dengan mereka ketika mereka mengajukan pertanyaan yang aneh. Bersikaplah tenang, dan berikan respons sesuai usianya. Jika Bunda berbohong kepada mereka terhadap sesuatu yang memalukan untuk dikatakan, maka Bunda juga tidak dapat berharap mereka mengatakan kebenaran ketika dalam situasi sulit.

Tentunya baik orang tua maupun anak, memiliki ruang privasinya masing-masing. Orang tua juga perlu memberi batasan kepada anak ketika berbagi sesuatu yang intim, yang belum saatnya mereka tahu atau terlalu pribadi. Masalah pribadi yang tak perlu diceritakan hanya akan membuat mereka berpikir aneh. Tetapi, kembali pada tujuan utama yaitu membuat lingkungan di mana tidak ada rahasia dan semua merasa nyaman saat berbuat jujur.
3.      Biarkan anak tahu bahwa orang tua lebih menekankan kejujuran daripada hukuman atas ketidakjujuran.
Bunda dapat memberi hukuman atau konsekuensi atas kebohongan mereka, tetapi mereka juga perlu tahu bahwa ada manfaat bagi mereka bila bersikap jujur. Anak akan berani mengatakan kejujuran bila tidak ada ketakutan kepada orang tuanya. Dalam arti bukan mereka berani melawan, tapi mereka percaya bahwa saat mereka mengatakan kejujuran, orang tuanya tidak akan marah, mencemooh, bahkan mengkritik dengan kasar, malah akan berbelas kasih padanya. Bersikaplah hormat, lunak saat mereka telah berani berkata jujur, tunjukkan betapa Bunda menghargai kejujuran mereka.

Setiap orang memiliki kemampuan untuk jujur, tetapi jika tidak melatihnya, baik Bunda dan anak-anak akan mengembangkan kebiasaan buruk, seperti berbohong, karena memang itu mudah. Nah, sebagai orang tua, Bunda memiliki kesempatan untuk membantu anak mengembangkan karakteristik sifat 
jujur, tetapi ini harus dipupuk sejak dini. Pahami pula, bahwa anak tidak mungkin sempurna setiap saat dan jangan jadikan kesempurnaan sebagai tujuan ya, Bun.

About SDN Bandulan 1

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top