Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Ringkasan Materi Suhu dan Kalor SD Tematik Kelas 5

Suhu dan kalor SD. Suhu merupakan besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. Untuk secara pasti panas atau dinginnya suatu benda, kita membutuhkan suatu besaran yang bisa diukur dengan alat ukur baku. Untuk memudahkan pemahaman kita, berikut contohnya: apa yang kita rasakan saat kita minum es, dingin atau panas? Saat kita merebus air dengan cerek, lama kelamaan air tersebut akan menjadi lebih panas jika dibandingkan dengan sebelum direbus.

SDN BANDULAN 1 ANTISIPASI COVID-19


MALANG-
Dalam rangka peduli virus corona yang sedang melanda Negara kita Indonesia saat ini SDN Bandulan 1 melakukan beberapa langkah antisipasi bagi warga sekolah. Antisipasi tersebut dalam bentuk pembelajaran jarak jauh / daring bagi peserta didik. Siswa tidak diperbolehkan bertatap muka secara langsung disekolah . itulah sebabnya mereka belajar dirumah bersama dengan orang tuanya. Hal ini selain mencegah tersebarnya virus corona juga mempererat hubungan antara orang tua dan siswa dalam proses belajar. 

12 Platform Pembelajaran Daring atau Online Gratis untuk Belajar di Rumah

KOMPAS.com - Sedikitnya ada 12 platform pembelajaran daring atau online yang siap diakses oleh siswa di seluruh Indonesia. Hal ini demi membantu siswa saat mengikuti pembelajaran jarak jauh terkait kebijakan pemerintah karena penyebaran virus corona. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) RI, bekerjasama berbagai platform yakni menyediakan aplikasi pembelajaran daring. Baca juga: Perhatikan 10 Hal Ini Agar Pembelajaran Daring Efektif Melansir laman resmi Kemendikbud RI, berikut ini ada 12 platform atau aplikasi yang bisa diakses siswa untuk belajar di rumah. Aplikasi ini sebagai bentuk bersama hadapi corona.

Liburan ke Rumah Nenek

Oleh:
Arman R.

Liburan kali ini sangat berkesan bagiku. Aku diajak ayah berlibur ke rumah nenek di sebuah desa di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Sebenarnya sudah lama aku tidak berkunjung ke desa nenek. Maka kesempatan berlibur ke rumah nenek sangat menggembirakan hatiku.
Pukul delapan pagi aku berangkat bersama ayah. Ayah mengendarai motor dan aku membonceng di belakang. Setelah menempuh sekian puluh kilometer, akhirnya kami sampai di rumah nenek.
Keesokan harinya, aku diajak keponakan ayah untuk pergi ke sawah nenek. Kebetulan hari itu nenek lagi panen padi. Sawah nenek tidak jauh dari rumah. Beberapa menit saja aku sudah sampai di lokasi sawah nenek. Banyak orang sedang memanen padi di sawah nenek. Ada yang menyabit padi. Ada pula yang merontokkan butir padi dengan alat perontok padi.
Hari ketiga, aku diajak ayah ke rumah teman lamanya di pinggiran Danau Singkarak. Rumah teman ayah berada di pinggiran danau sehingga dengan leluasa dapat menyaksikan keindahan danau Singkarak. Danau terbesar kedua di Pulau Sumatera setelah Danau Toba di Sumatera Utara.
Hari-hari berikutnya aku lalui dengan menyenangkan. Ikut bergabung bermain bersama teman di desa itu. Ternyata mereka sangat ramah dan suka bergaul. Aku merasa seakan-akan sudah lama bergaul dengan mereka.
Hari terakhir, aku merasa enggan meninggalkan desa nenek. Desa yang subur, penduduknya yang ramah dan suka bergotong-royong. Rasanya aku ingin terus berada di desa nenek tetapi itu tidak mungkin. Sore hari aku pulang kembali ke rumah bersama ayah.
Seminggu penuh aku berada di rumah nenek menjalani masa libur. Pengalaman yang sangat menyenangkan. Jika ada kesempatan liburan sekolah pada masa berikutnya, aku meminta pada ayah agar kembali berlibur di rumah nenek.

Berlibur ke Pantai


Oleh;
Vifi 

Pada hari Kamis setelah Idul Fitri, tepatnya pukul 08.30 pagi, aku dan keluargaku berlibur ke Pantai Carita. Sebelum kami berangkat ke pantai Carita, aku mempersiapkan makanan dan minuman untuk kami nikmati di sana. Sedangkan keluargaku mempersiapkan kendaraan yang akan kami pakai. Setelah semuanya siap, kami langsung berangkat menuju pantai Carita.
Selama di perjalanan, aku sangat kagum dengan keindahan alamnya. Jalannya yang berkelok-kelok seperti gelombang, sawahnya yang berjejer dengan rapih, dan suasana pegunungan yang sangat indah. Ternyata begitu besar Karunia yang telah Allah berikan untuk kita semua.
Sesampainya di pantai, kami langsung mencari tempat yang teduh. Kebetulan hari itu cuacanya cukup panas jadi kami harus mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat. Setelah mendapatkan tempat yang cocok, aku dan sepupuku langsung bergegas menuju pantai. Kami langsung berenang sambil menikmati deburan ombak yang menghampiri tubuh kami.
Saat aku sedang menikmati suasana pantai, tiba-tiba aku mendengar suara seseorang meminta tolong. “ Tolong……tolong…….!” Ternyata suara itu adalah suara sepupuku. Betapa terkejutnya aku melihat ia terbawa ombak. Aku dan orang-orang disekitar langsung menolongnya. Aku melihat wajah sepupuku begitu pucat, ia takut sekali tenggelam.
Setelah kejadian itu, orang tuaku meminta kami untuk berhenti berenang dan segera membersihkan badan kami yang penuh dengan pasir. Mereka tidak mau hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kembali. Tentu saja kami mengikuti permintaan mereka.
Sebelum kami pulang, tak lupa kami menikmati makanan dan minuman yang telah kami persiapkan dari rumah. Setelah semuanya merasa puas bermain, kami memutuskan untuk segera pulang.

Liburan kali ini memberikan kenangan tersendiri bagiku. Semoga aku tidak akan mengalami musibah yang menimpa sepupuku.


Pengukuhan Sembilan Kepala SekolahOleh WalikotaMalang


Klojen (malangkota.go.id) – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengukuhkan sembilan pejabat fungsional guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah dasar di lingkungan Pemkot Malang, Kamis (16/5/2019). Prosesi pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang.

Peta Letak SDN Bandulan 1,

Di bawah ini peta letak SDN Bandulan 1, Kecamatan Sukun, Kota Malang



Top